Kaway XVI, 19 Agustus 2026 — Komitmen untuk membangun lingkungan pendidikan yang sehat terus mendapat perhatian dari Dayah Diniyyah Darussalam, Kecamatan Kaway XVI. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (19/8/2026).

Mengangkat tema “Santri Sehat Pesantren Hebat: Wujudkan Hidup Bersih Bebas Penyakit”, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh santri dan santriwati, pengasuh, serta dewan guru Dayah Diniyyah Darussalam. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di pesantren.

Pimpinan Dayah Diniyyah Darussalam, Ummi Hanisah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Tim PKK Kabupaten Aceh Barat atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan proses pendidikan di dayah. Santri yang sehat akan lebih siap mengikuti proses pembelajaran dan menjalankan berbagai aktivitas selama berada di lingkungan pesantren.

“Pembinaan santri tidak hanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan akhlak, tetapi juga bagaimana mereka mampu menjaga diri dan lingkungan. Karena itu, edukasi tentang kesehatan sangat penting agar kebiasaan hidup bersih dapat tumbuh menjadi bagian dari keseharian santri,” ujar Ummi Hanisah.

Ia menambahkan, Dayah Diniyyah Darussalam menyambut baik berbagai bentuk kerja sama dan kegiatan edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi warga dayah. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam mendukung pembinaan santri secara menyeluruh.

Apresiasi tersebut juga sejalan dengan perhatian Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Barat, Afrinda Novalia, S.E., M.M., yang hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Tim PKK di lingkungan dayah menunjukkan pentingnya memperluas edukasi kesehatan kepada generasi muda, termasuk para santri yang merupakan bagian dari masyarakat dan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial di masa mendatang.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kesehatan oleh Syarifah Nur, S.ST., MKM. Materi disampaikan secara edukatif dan komunikatif dengan menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit.

Antusiasme peserta terlihat selama penyampaian materi hingga sesi tanya jawab. Para santri dan santriwati diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber. Interaksi tersebut menjadikan kegiatan tidak hanya bersifat satu arah, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk menghubungkan materi kesehatan dengan pengalaman dan kebiasaan mereka sehari-hari di lingkungan dayah.

Bagi Dayah Diniyyah Darussalam, kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda penyuluhan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Kesadaran menjaga kesehatan di lingkungan pesantren membutuhkan keterlibatan seluruh warga dayah, mulai dari santri, pengasuh, hingga dewan guru.

Melalui kegiatan ini, Dayah Diniyyah Darussalam terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tidak hanya kondusif bagi pengembangan ilmu dan pembentukan akhlak, tetapi juga sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warganya.