Banda Aceh – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Pondok Pesantren Dayah RUMI (Raudhatul Ulum Munirul Islam). Pendiri sekaligus Pimpinan Dayah RUMI, Dr. Tgk. Rahmat Saputra, MD., resmi dilantik sebagai Wakil Sekretaris Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh masa khidmat 2026–2031. Amanah tersebut menjadi wujud kepercayaan Nahdlatul Ulama kepada sosok yang selama ini aktif mengembangkan pendidikan Islam, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat melalui lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
Prosesi pelantikan kepengurusan PWNU Aceh berlangsung khidmat pada Sabtu (27/6/2026) malam di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, dengan mengusung tema “Revitalisasi Tradisi, Konsolidasi Jam’iyah, dan Transformasi Peradaban.” Pelantikan dipimpin langsung oleh Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Muhammad Cholil Nafis, Ph.D., sementara Surat Keputusan PBNU mengenai kepengurusan PWNU Aceh dibacakan oleh Wasekjen PBNU, Drs. H. Amir Ma’ruf.
Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU Dr. KH Amin Said Husni MA, Anggota DPR RI Fraksi PKB Ruslan M Daud, Gubernur Aceh yang diwakili Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si., unsur Forkopimda, para ulama, akademisi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Aceh.
Kepengurusan PWNU Aceh periode 2026–2031 dipimpin oleh Tgk. H. Nuruzzahri Yahya (Waled NU) sebagai Rais Syuriyah dan Tgk. H. Faisal Ali, M.Pd. (Abu Sibreh) sebagai Ketua Tanfidziyah. Dalam susunan kepengurusan tersebut, Dr. Tgk. Rahmat Saputra, MD. dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Sekretaris Tanfidziyah.
Bagi keluarga besar Dayah RUMI, amanah ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar untuk terus memperluas kontribusi dalam membangun umat. Selama ini, Dayah RUMI berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang memadukan penguatan ilmu keislaman, pembinaan karakter, serta pengabdian kepada masyarakat. Kepercayaan yang diberikan oleh PWNU Aceh diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pesantren, organisasi keagamaan, dan berbagai elemen masyarakat.
Pelantikan ini juga menandai dimulainya masa pengabdian PWNU Aceh periode 2026–2031 yang berkomitmen memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan keagamaan.
Dalam sambutannya, Ketua PWNU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali (Abu Sibreh), menyampaikan bahwa hingga saat ini PWNU Aceh telah memiliki 1.171 kader yang telah mengikuti proses pengkaderan, terdiri atas 1.002 kader laki-laki dan 169 kader perempuan, dengan latar belakang pendidikan yang beragam mulai dari guru besar, doktor, magister, sarjana, hingga lulusan dayah. Data tersebut menunjukkan semakin kuatnya kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Nahdlatul Ulama di Aceh.
Sementara itu, Pemerintah Aceh melalui Asisten I Sekda Aceh, Drs. Syakir, yang mewakili Gubernur Aceh, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, damai, dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Aceh.
Keluarga besar Pondok Pesantren Dayah RUMI mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Tgk. Rahmat Saputra, MD. atas amanah yang diemban sebagai Wakil Sekretaris Tanfidziyah PWNU Aceh masa khidmat 2026–2031. Semoga amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, serta menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan daerah.
