Meureubo – Dayah Darul Hikmah Islamiyah terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring pendidikan di tingkat internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Al-Wasathiyah Asy-Syar’iyyah, Yaman.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026) di kompleks Dayah Darul Hikmah Islamiyah, Aceh Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan dayah, unsur STAI Darul Hikmah Aceh Barat, para dewan guru, santri, serta rombongan tamu dari Yaman yang dipimpin oleh Al Syeikh Al Habib Abdul Roqib Al Attos.

MoU ditandatangani oleh Ketua STAI Darul Hikmah Aceh Barat, Dr. Tgk. Rahmat Saputra, M.D., bersama Ketua Dewan Pembina Universitas Al-Wasathiyah Asy-Syar’iyyah, Al Syeikh Al Habib Abdul Roqib Al Attos.

Kerja sama ini menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang melibatkan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Darul Hikmah, termasuk Dayah Darul Hikmah Islamiyah.

Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua institusi berkomitmen untuk mengembangkan pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan kolaborasi akademik, publikasi ilmiah, inovasi, dan pertukaran pengalaman dalam pengembangan pendidikan Islam.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan kuliah umum, seminar internasional, konferensi, workshop, webinar, pengembangan kurikulum, pemberian kesempatan studi lanjut dan beasiswa, publikasi ilmiah bersama, hingga pengembangan pusat kajian keislaman, bahasa Arab, dan pendidikan.

Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan peningkatan kompetensi, penguatan kepemimpinan akademik, perluasan jejaring internasional, serta peningkatan mutu lembaga pendidikan.

Pelaksanaan setiap program akan dituangkan lebih lanjut dalam perjanjian kerja sama teknis sesuai kesepakatan bersama. Nota kesepahaman ini berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan kedua belah pihak.

Kepala Pendidikan Dayah Darul Hikmah Islamiyah, Tgk. Sayyid Mubarak Al-Musawi, Lc, menyambut baik terjalinnya kerja sama internasional tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan Universitas Al-Wasathiyah Asy-Syar’iyyah menjadi peluang besar bagi Dayah Darul Hikmah Islamiyah untuk memperluas wawasan keilmuan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pesantren.

“Kerja sama ini merupakan langkah yang sangat positif dalam mempererat hubungan keilmuan antara lembaga pendidikan Islam di Indonesia dan Yaman. Kami berharap berbagai program yang akan dijalankan nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi para guru, santri, serta seluruh civitas Dayah Darul Hikmah Islamiyah, khususnya dalam penguatan penguasaan bahasa Arab, pendalaman ilmu-ilmu syariah, dan pengembangan wawasan internasional,” ujar Tgk. Sayyid Mubarak Al-Musawi, Lc.

Ia menambahkan bahwa hubungan dengan lembaga pendidikan di Timur Tengah merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam yang selama ini menjadi ciri khas pendidikan dayah di Aceh.

Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan dampak bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muslim.

Melalui kerja sama ini, Dayah Darul Hikmah Islamiyah semakin mempertegas komitmennya untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang terbuka terhadap kolaborasi internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan yang menjadi fondasi utama dalam mencetak ulama, pendidik, dan generasi yang berakhlakul karimah.